love it

love it

Kamis, 26 September 2013

OTAK MANUSIA



OTAK MANUSIA



“otak manusia adalah system alamiah yang paling kompleks yang pernah di kenal di ala mini; kompleksitasnya menyamai dan mungkin melebihi kompleksitas struktur ekonomi dan sosial yang paling rumit sekalipun. Otak adalah bidang ilmu baru.” (Goldberg, 2001)

Otak manusia mempunyai berat 2% dari berat badan orang dewasa (3 pon), menerima 20 % curah jantung dan memerlukan 20% pemakaian oksigen tubuh dan sekitar 400 kilokalori energi setiap harinya. Otak merupakan jaringan yang paling banyak memakai energi dalam seluruh tubuh manusia dan terutama berasal dari proses metabolisme oksidasi glukosa. Jaringan otak sangat rentan terhadap perubahan oksigen dan glukosa darah, aliran darah berhenti 10 detik saja sudah dapat menghilangkan kesadaran manusia.
Ketika lahir seorang bayi telah mempunyai 100 miliar sel otak yang aktif dan 900 miliar sel otak pendukung, setiap neuron mempunyai cabang hinggá 10.000 cabang dendrit yang dapat membangun sejumlah satu kuadrilion koneksi. komunikasi. Perkembangan otak pada minggu-minggu pertama lahir diproduksi 250.000 neuroblast  (sel saraf yang Belum matang), kecerdasan mulai berkembang dengan terjadinya koneksi antar sel otak, tempat sel saraf bertemu disebut synapse, makin banyak percabangan yang muncul, makin berkembanglah kecerdasan anak tersebut, dan kecerdasan ini harus dilatih dan di stimulasi, tampa stimulasi yang baik, potensi ini akan tersia-siakan.
            Otak manusia mengatur dan mengkordinir, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh, homeostasis seperti tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, keseimbangan cairan, keseimbangan hormonal, mengatur emosi, ingatan, aktivitas motorik dan lain-lain. Otak terbentuk dari dua jenis sel: yaitu glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi.
            Otak manusia mengalami periode perkembangan yang panjang sampai awal usia 20-an. Pertumbuhan otak adalah pemanjangan dan pencabangan axon neuronal ( yang menambah dendrite dan synapse).

Otak dan Belajar


            Belajar merupakan proses berpikir dan menggunakan otak seluruhnya. Banyak riset yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan otak dengan belajar. Misalnya,  Neurosains kognitif, merupakan disiplin ilmu yang masih baru yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas neiural di otak dengan perilaku kognitif. Neuroimaging, merupakan metode yang dapat memonitor aktivitas otak selama tugas kognitif atau behavioral.
            Aktifitas belajar akan selalu berkaitan dengan aktifitas otak. Saat kita melihat (visual), mendengar (auditory) informasi-informasi, semua akan diproses dalam kerja otak, sampai ketika kita ingin memunculkan kembali hal-hal yang kita dapatkan dari lingkungan, otak akan tetap berperan serta.

Sumber:
Gredler, Margaret.E. 2011. Learning and Instruction : Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana.
dr. Liza . Otak Manusia, Neurotransmiter , dan Stress. Dinkes kab. Cirebon.